Bandung, 23 Agustus 2026 — Jalan Langit Scholarship (JLS) memulai tahapan pendampingan intensif bagi para santri binaan melalui Mentoring JLS ke-1 yang diselenggarakan pada 23 Agustus 2026 di Bandung. Kegiatan ini diikuti oleh 8 santri pilihan sebagai bagian dari upaya peningkatan literasi dan keterampilan digital kreatif.
Pada sesi perdana ini, para santri diajak untuk tidak hanya terpaku pada teknis pembuatan konten, melainkan diajak memahami seni merangkai ide cerita agar memiliki makna dan pesan yang menggugah audiens.
Materi diawali dengan latihan berpikir kreatif, melatih para santri untuk melihat sudut pandang baru dari kehidupan sehari-hari di pesantren sebagai inspirasi cerita digital yang autentik.
Selanjutnya, santri mempelajari teknik storytelling guna memperkuat substansi pesan. Pendekatan ini memastikan konten yang dihasilkan tidak sekadar memikat secara visual, tetapi juga membawa nilai kebaikan dan edukasi yang relevan.
Sebagai penugasan aplikatif, para santri diminta menyusun rancangan konsep (content brief) tentang potret kehidupan santri yang nantinya akan dieksekusi menjadi karya media sosial.
Melalui mentoring terarah ini, JLS ingin melahirkan santri yang mandiri, berkarakter, dan berdaya saing tinggi dalam era komunikasi digital.
“Melalui proses mentoring yang berkelanjutan, JLS mendorong santri untuk mengenali potensi diri, mengembangkan keterampilan, dan menghasilkan karya yang memberi nilai bagi lingkungan.”
